10
Aug

Budaya Dunia Maya

   Posted by: ivanyus   in Uncategorized

Dunia maya merupakan suatu media yang merupakan representasi sebagian dari dunia nyata. Dunia maya juga disebut dengan media maya atau digital life, dengan sudah pertumbuhan internet yang cepat maka perkembangan di dunia maya pun semakin meningkat. Dengan adanya dunia maya, dapat memudahkan berbagai pekerjaan manusia seperti transaksi jual beli online , e-mail , media sosial dan lain-lain.

Dengan meningkatnya aktivitas di dunia maya maka banyak orang memanfaatkan hal tersebut dengan dapat memberikan perngaruh ke dunia nyata melalui media sosial seperti publik figur, politikus, pejabat, bahkan sampai kepala negara. Dengan sosial media mereka dapat menyalurkan apa yang mereka pahami untuk dibagi dengan orang lain.

Media sosial juga merupakan salah satu sarana untuk menyalurkan aspirasi yang belum atau tidak bisa disalurkan di dunia nyata. Dalam penyaluran aspirasi atau opini harus memiliki batasan-batasan atau etika. Tetapi ada juga sebagian orang yang menyalahgunakan dengan adanya media sosial seperti pembajakan akun sosial media, mem-bully di sosial media, peretasan keamanan jaringan internet dan lain-lain.

Hal-hal yang harus dihindari dalam menggunakan sosial media :

  1. Mengucapkan kata-kata kasar, provokatif, porno, atau SARA
  2. Menuliskan kembali opini tanpa menuliskan sumbernya
  3. Membully di sosial media

Akan tetapi hal-hal tersebut dapat kita hindari dengan mengendalikan diri kita sendiri dengan menggunakannya dengan bijak dan positif. Karena pada era digital ini pengaruh dari dunia maya ke dunia nyata sangat besar. Jika penggunaannya dilakukan dengan bijak dan baik maka pengaruh ke dalam dunia nyata pun akan menjadi baik.

9
Aug

Cita- Cita Saya

   Posted by: ivanyus   in Uncategorized

Saat saya mengjinjak bangku sekolah dasar saya sering bermain sepak bola bersama teman-teman di komplek rumah, setelah pulang sekolah saya dan teman-teman saya sering bermain di lapangan dekat rumah. Sehingga memicu saya untuk menjadi atlet sepak bola professional. Namun itu tidak terwujud karena saya tidak menekuni lagi sepak bola, tetapi kegiatan olahraga mengolah bola tersebut tetap saya mainkan hingga sekarang dengan bermain futsal dan menjadikan salah satu hobi saya.

Kemudian ketika menginjak awal sekolah menengah pertama saya bercita-cita ingin menjadi seorang koki. Hal yang membuat saya ingin menjadi koki yang pertama adalah karena saya sangat senang sekali makan, dan itu menjadikan badan saya menjadi lebih besar. Yang kedua adalah karena ibu dan nenek saya yang hebat dalam memasak, namun karena saya tidak menekuni lebih lanjut saya memutuskan untuk tidak menjadi koki dan menjadikan masak hanya sebagai hobi.

Kemudian ketika pertengahan sekolah menengah pertama saya pertama kali mempelajari alat musik yaitu gitar karena ada mata pelajaran tentang bagaimana cara memainkan alat musik di sekolah. Saya mulai menyukainya, kemudian suatu ketika teman-teman di sekolah saya mengajak saya  ngeband dan membutuhkan seorang drummer, saya mengajukan diri sebagai drummernya , yang padahal sebelumnya saya belum pernah menyentuh alat drum sama sekali. Dan permainan saya pun apa adanya, tetapi teman-teman saya tidak terlalu memprotes saya.

Kemudian karena sering ngeband, saya mulai bisa memainkannya dan saya sangat menyukainya. Hal itu berlanjut ketika saya masuk sekolah menengah atas, saya masih sering ngeband hingga saya melanjutkan dengan serius dengan mengikuti sekolah musik drum di salah satu sekolah musik ternama. Saya menjadi sering berlatih di tempat sekolah musik dan di rumah karena saya sangat menyukainya. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama , saya harus melanjutkan sekolah saya di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung di mana saya harus tinggal di Bandung jauh dari kota asal saya, Depok. Tetapi jika ada kesempatan untuk melanjutkan belajar bermain drum setelah saya menyelesaikan kuliah saya di Bandung, saya tidak akan melewatkannya.

23
Feb

Seminar – Tugas Review Jurnal (Bagian 3)

   Posted by: ivanyus   in Uncategorized

Jurnal 8

Judul : RANCANG BANGUN APLIKASI FRIEND FINDER BERBASIS ANDROID

Review :

Pada jurnal ini yang dibahas adalah Aplikasi pencarian lokasi teman yang berbasis Android yang memungkinkan pengguna untuk mengetahui posisi keberadaannya berdasarkan informasi lokasi dari sebuah teknologi GPS.  Aplikasi yang dibuat bertujuan untuk memudahkan pengguna aplikasi untuk mengetahui lokasi teman dengan memanfaatkan GPS receiver sebagai penentu lokasi dan berbagi geo-location dengan aplikasi jejaring sosial. Extreme Programming (XP) merupakan suatu model yang tergolong dalam pendekatan Agile. Aplikasi ini dibuat dalam bahasa Java yang dikhususkan pada perangkat mobile devices Android.

Cara kerja

a. menampilkan form login

b. menampilkan Daftar Akun jika belum mempunyai akun

c. Menampilkan Daftar Teman yang online

d. Menampilkan Map lokasi teman yang sedang online

e. Menampilkan Profil teman yang online

f. Apabila Tidak Ada Koneksi Internet akan muncul pesan ‘tidak ada koneksi internet’

Sumber : www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&ved=0CCMQFjAA&url=http%3A%2F%2Fjournal.unsil.ac.id%2Fdownload.php%3Fid%3D87&ei=lCUKU4P8Os_HrQeH8AE&usg=AFQjCNEsVJU5oH8DC2R2RpjdOaTJPIcJtQ&bvm=bv.61725948,d.bmk

 

Jurnal 9

Judul : RANCANG BANGUN APLIKASI MOBILE UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT UMUM DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR MENGGUNAKAN TEKNOLOGI ANDROID

Review :

Pada jurnal ini yang dibahas adalah RANCANG BANGUN APLIKASI MOBILE UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT UMUM DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR MENGGUNAKAN TEKNOLOGI ANDROID. Dengan memanfaatkan teknologi mobile devices dalam aplikasi diagnosis penyakit ini maka pasien dan dokter dapat terbantu. Aplikasi ini berupa sistem pakar yang bekerja seperti performa seorang pakar dalam mengambil kesimpulan ataupun keputusan berdasarkan kondisi tertentu. Aplikasi ini merupakan pengembangan dari artificial intelligence yaitu sistem pakar dengan menggunakan metode Certainty Factor yang mampu menunjukkan ukuran kepastian terhadap suatu fakta atau aturan tentang penyakit Umum. Tujuan dibuatnya aplikasi ini adalah agar dapat mendeteksi penyakit melalui smartphone yang berbasis android.

Hasil perbandingan antara diagnosa dengan menggunakan sistem dan tanpa menggunakan system menunjukkan sistem sudah mampu mendeteksi penyakit dengan baik dan hasilnya sama melalui masukan gejala fisik. Pada metode CF ini, terdapat suatu kondisi dimana hanya seorang pakar yang dapat memberikan rekomendasi keputusan.

Sumber : www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&ved=0CCoQFjAB&url=http%3A%2F%2Frepo.eepis-its.edu%2F1561%2F1%2FEPAPER_PROYEK_AKHIR_-_7410040704_RAMA_TRI_ADMAJA.pdf&ei=uyUKU4TsK4WJrQeB8YCACw&usg=AFQjCNE-Pku3yCYY3Wi9XgQJwBSjlMFjbA&bvm=bv.61725948,d.bmk

 

Jurnal 10

Judul : SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS OBJEK WISATA MENGGUNAKAN GOOGLE MAPS API STUDI KASUS KABUPATEN MOJOKERTO

Review :

Aplikasi yang dibuat pada jurnal ini menggunakan Google Maps API untuk menampilkan peta lokasi objek wisata di Kabupaten Mojokerto. Aplikasi sistem navigasi dirancang dan dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemograman PHP dan Javascript.Database yang digunakan yaitu MySQL. Dalam menggunakan Google Maps dengan database MySQL kita akan memiliki database lokasi dan halaman WEB yang memungkinkan pengguna memasukkan alamat dan melihat marker pada peta untuk lokasi dalam batasan jarak yang dipilih.

Kabupaten Mojokerto, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia kota Mojokerto. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik di utara, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Pasuruan di timur, Kabupaten Malang dan Kota Batu di selatan, serta Kabupaten Jombang di barat.

Pada aplikasi ini User berkomunikasi dengan sistem melalui web browser, apabila situs web ini dibuka, maka browser  akan menampilkan konten web dari situs yang terdapat pada web server. Aplikasi web inilah yang akan berinteraksi secara interaktif dengan pengguna, apabila pengguna melakukan suatu perintah, maka eksekusinya akan diproses di browser atau web server, dan apabila terdapat permintaan dari aplikasi untuk mengakses database, maka database tersebut akan dipanggil ke dalam program yang diambil dari web server, lalu dilakukan request data yang diminta ke server Google Maps. Hasilnya adalah berupa gambar peta, serta objek‐objek yang dimiliki oleh peta Google Maps yang selanjutnya akan dikembalikan ke web browser berupa tampilan peta yang memiliki pointpoint lokasi yang diminta didalamnya.

Sumber : http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&ved=0CCMQFjAA&url=http%3A%2F%2Frepo.eepis-its.edu%2F1604%2F1%2Fpaper_SIS.pdf&ei=JSYKU8C0JYnrrAfU94CAAQ&usg=AFQjCNFQVKQPYLB-4UmLulSPpUFB04lm6A&bvm=bv.61725948,d.bmk

23
Feb

Seminar – Tugas Review Jurnal (Bagian 2)

   Posted by: ivanyus   in Uncategorized

Jurnal 5

Judul : Pembuatan Aplikasi Cek Tagihan Listrik Berbasis Android

Review :

Pada jurnal ini membahas tentang bagaimana orang dapat dengan mudah tahu berapa jumlah tagihan listrik yang dibebankan pada setiap tahun, yaitu aplikasi Cek Tagihan Listik Berbasis Android. Dengan adanya aplikasi ini pengguna device Android tidak perlu lagi memeriksa jumlah tagihan melalui website PLN atau datang langsung ke PLN.

Implementasi sistem pada aplikasi ini akan dibagi menjadi tiga bagian yaitu ,

  1. Implementasi Parsing HTML
  2. Implementasi Database
  3. Implementasi Grafik

Cara kerja aplikasi ini sangat mudah,user hanya memasukan ID pelanggan dan bulan tagihan yang ditampilkan kemudian tekan tombol cek untuk melihat tagihan. Jika menekan tombol simpan untuk mengetahui keberhasilan dalam menyimpaan data hasil tagihan kedalam database. Kemudian jika user ingin melihat rata-tagiha listrik ,user harus mengisi ID pelanggan dan interval bulan ,maka untuk menampilkan rata-rata tekan tombol rata-rata.

Sumber : www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&ved=0CCYQFjAA&url=http%3A%2F%2Fstudentjournal.petra.ac.id%2Findex.php%2Fteknik-elektro%2Farticle%2Fdownload%2F400%2F339&ei=7iMKU9SBCYOxrge8hIHgAw&usg=AFQjCNHQqFICddCdZQetxXzOVdAQGV-how&bvm=bv.61725948,d.bmk

 

Jurnal 6

Judul : PENGUKURAN KINERJA GOODREADS APPLICATION PROGRAMMING INTERFACE (API) PADA APLIKASI MOBILE ANDROID

Review :

Pada jurnal ini membahas kinerja Goodreads API pada aplikasi mobile android Metode Goodreads digunakan karena menyediakan Application Programming Interface (API) memungkinkan pengembang prangkat lunak mengakses kedalam database.Metode tersebut diimplementasikan pada smartphone berbasis Android .  Goodreads merupakan jejaring sosial yang mengkhususkan pada katalogisasi buku.

Berdasarkan pengujian dan penelitian yang dilakukan, melakukan pengukuran kinerja pada suatu aplikasi sangat dibutuhkan untuk mengetahui performa Aplikasi.Aplikasi “Books on Goodreads” yang dibangun dapat dimanfaatkan untuk melakukan pencarian data buku menggunakan metode Goodreads dengan memanfaatkan API.

Tujuan yang akan dicapai pada penelitian ini adalah sebagai berikut: Membuat sebuah aplikasi Mobile android untuk pengukuran kinerja Goodreads Application Programming Interface (API) pada pencarian data buku, untuk mengetahui kemampuan teknologi yang dimilki Goodreads sehingga bisa diimplementasikan pada aplikasi tertentu dan melakukan komparasi antara Goodreads dengan Google dan Google books.

Metode yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak tugas akhir ini adalah Model Waterfall.

  1. Sistem Engineering
  2. Analysis
  3. Design
  4. Coding
  5. Testing
  6. Maintenence

Analaisis yang dilakukan dari pengukuran kinerja Goodreads API adalah pengukuran waktu setiap hasil pencarian dari data buku, pengukuran ini dilakukan untuk mengetahui performa yang dimiliki oleh Goodreads API. Proses pengukuran dimulai pada saat pencarian dilakukan oleh aplikasi Book on Goodreads, kemudian hasil pencariannya akan ditampilkan pada aplikasi bersamaan dengan hasil pengukuran waktu pencarian data buku proses pengukuran kinerja Goodreads API untuk pencarian data buku, pengukuran kinerjanya dilakukan menggunakan smartphone berbasis android. Pengukuran kinerja Goodreads API diawali dengan memasukan kata kunci pencarian, tekan tab Search kemudian tunggu hasil pencarian data buku dan hasil pengukuran

Sumber : www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&ved=0CDQQFjAB&url=http%3A%2F%2Flib.itenas.ac.id%2Fkti%2Fwp-content%2Fuploads%2F2013%2F10%2FNo.-2-Vol.-2-Mei-Agustus-2011-2.pdf&ei=KiQKU4vPFsHqrQfd9IHADA&usg=AFQjCNF3Rp6HAVBFZrvIhtUTRBuVTfFgng&bvm=bv.61725948,d.bmk

 

Jurnal 7

Judul : Perancangan Aplikasi Pengisian Pulsa dengan Java Mobile

Review :

Aplikasi ini dibuat karena dalam transaksi pengisian pulsa, reseller sering melakukan kesalahan dalam penulisan format pesan. Banyaknya menu yang dibutuhkan reseller seperti cek saldo, komplain, cek harga dan lain-lain menjadi kendala bagi reseller, karena sulitnya mengingat setiap format yang dimiliki tiap menu. Masalah lain yang timbul yaitu reseller harus mencatat secara manual semua transaksi pengisian pulsa. Dari permasalahan yang ada maka dirancang aplikasi yang mampu memaksimalkan kinerja teknologi handphone sebagai media bantu dalam bisnis penjualan pulsa. Aplikasi pengisian pulsa ini merupakan aplikasi yang digunakan reseller dengan memanfaatkan layanan SMS (Short Message Service). Reseller menggunakan layanan SMS untuk melakukan transaksi ke server.  Implementasi aplikasi ini mampu mempermudah reseller dalam pengisian pulsa, sehingga menciptakan efisiensi waktu dan menghindari human error pada saat transaksi.

Aplikasi pengisian pulsa dirancang sedemikian rupa dengan sederhana sehingga diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi reseller dalam menggunakan aplikasi ini. Tampilan utama dari aplikasi pengisian pulsa yaitu form login. reseller diminta untuk login terlebih dahulu sebelum memasuki menu selanjutnya. Password dapat diinputkan pada tempat yang telah ditentukan sesuai dengan gambar 7. Tombol Ok digunakan jika reseller ingin melanjutkan aplikasi ke menu utama seperti yang terlihat pada gambar 7. Sebelum menuju ke menu utama, akan dilakukan proses pemeriksaan pada password yang diinputkan dengan password yang telah tersimpan pada aplikasi. Jika password yang diinputkan sesuai dengan password yang tersimpan pada aplikasi maka aplikasi akan melanjutkan ke menu utama. Namun jika password salah maka handphonereseller tetap akan menampilkan form login. Sedangkan tombol Close berfungsi untuk keluar dan menutup aplikasi.

Sumber : http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&ved=0CCwQFjAB&url=http%3A%2F%2Fportalgaruda.org%2Fdownload_article.php%3Farticle%3D59115%26val%3D4147&ei=uiQKU-qfHsz_rAfjgoDYDw&usg=AFQjCNGloX1giPy5qIHK7vOewE0N8Do7tw&bvm=bv.61725948,d.bmk

23
Feb

Seminar – Tugas Review Jurnal (Bagian 1)

   Posted by: ivanyus   in Uncategorized

Jurnal 1

Judul : APLIKASI KAMUS BAHASA INDONESIA – JAWA – JAWA KRAMA BERBASIS ANDROID

Review :

Berdasarkan hasil analisis yang saya lakukan pada jurnal ini, terdapat tujuan dari aplikasi yang berbasis android ini yaitu untuk mempermudah bagi pengguna untuk dapat menerjemahkan bahasa Indonesia-Jawa-Jawa Krama. Karena aplikasi ini dibuat untuk mobile di mana sangat fleksibel untuk digunakan dan aplikasi ini dapat digunakan tanpa akses internet.

Aplikasi ini dapat dijalankan minimal dengan menggunakan sistem operasi android 2.2 Froyo dan minimal memiliki resolusi 240×320 pixel. Pada aplikasi ini pengguna dapat memasukan kata bahasa Indonesia, melihat terjemahan bahasa jawa, melihat bahasa jawa dalam aksara jawa, melihat terjemahan bahasa jawa krama, melihat terjemahan bahasa jawa krama dalam aksara jawa, dan keluar dari aplikasi.

Cara kerja aplikasi ini sangat mudah ,pengguna hanya mengisi textbox tuntuk kata bahasa indonesia kemudian menekan tombol ‘terjemahkan’ maka akan keluar hasil terjemahannya dalam bahasa Jawa, Aksara Jawa,dan Krama. Jika tidak terdapat kata yang dapat diterjemahkan maka akan mucul pesan ‘terjemahan tidak dapat ditemukan’.

Sumber : www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&ved=0CCYQFjAA&url=http%3A%2F%2Frepository.amikom.ac.id%2Ffiles%2FPublikasi_09.11.2669.pdf&ei=zB4KU8pnxrOuB8CpgbAL&usg=AFQjCNEHzX2nICO90R_TIRKCsCVleopIcw&bvm=bv.61725948,d.bmk

 

Jurnal 2

Judul : APLIKASI MOBILE DOCTOR UNTUK MENINGKATKAN LAYANAN MEDIS

Review :

Jurnal ini membahas tentang aplikasi mobile doctor di mana tujuan dari aplikasi ini adalah untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan., hanya dengan menggunakan telepon seluler setiap orang dapat dengan mudah memeriksa kondisi kesehatannya. Aplikasi ini adalah satu piranti yang di gunakan untuk melakukan pemeriksana ke dokter tanpa harus bertatap muka secara langsung, dalam aplikasi ini penulis membuat semacam software yang nantinya dapat di pasang di semua telepon seluler dan dapat di melakukan konsultasi ke pada dokter secara online.

Aplikasi mobile doctor ini diimplementasikan dengan mengunakan pemrograman Java 2 Microedition (J2ME) dan di koneksikan dengan PHP, serta MySQL sebagai databasenya. Pada pengujian aplikasi ini menggunakan telepon selulerNokia 6120c yang menggunakan kartu GSM sebagai provaider-nya.

Metode chatting mengunakan metode post dan get, dimana saat pengiriman data pesan harus mengambil database terlebih dahulu, tidak dapat secara langsung terkirim. Telepon seluler yang digunakan untuk aplikasi ini harus sudah suport terhadap java mobile dan harapannya sudah jaringan 3G. Pembuatan web database masih belum mempunyai sistem keamanan yang menjamin orang lain membuka web database ini.

Sumber : http://library.gunadarma.ac.id/journal/view/7224/aplikasi-mobile-doctor-untuk-meningkatkan-layanan-medis.html/

 

Jurnal 3

Judul : APLIKASI USER MANAGER PADA MIKROTIK BERBASIS ANDROID

Review :

Pada jurnal ini membahas tentang User Manager Pada Mikrotik Berbasis Android atau yang diberi nama MUM-Droid Lite. Tujuan dari pembuatan aplikasi yang berbasis android ini adalah untuk membantu Administrator Jaringan dalam mengerjakan User Management dan untuk memudahkan Administrator apabila sedang tidak berada pada perangkat komputer.

Perangkat lunak yang digunakan untuk membuat aplikasi ini adalah

a. Microsoft Windows 7 Ultimate

b. Eclipse versi Indigo 3.7.1

c. Android SDK r16

d. ADT (Android Developer Tool) Versi 2.1.

e. JDK (Java Development Kit) Versi 7.

f. AVD ( Android Virtual Device) Versi 2.3.

Perangkat Keras yang digunakan :

1. Mikrotik PC router dengan spesifikasi minimum seperti berikut :

a) Intel Pentium 4 3.0 Ghz

b) Memori RAM 512 MB

c) Hardisk 40 GB

d) Sistem Operasi Mikrotik 3.3

2. Smartphone Android dengan spesifikasi seperti berikut :

a) Prosessor 450Mhz

b) RAM 256

c) ROM 512

d) Sistem Operasi Android 2.1

e) 3 inch HVGA Capacitive Touchscreen

f) GSM Simcard

g) Wifi

hal-hal yang dapat dilakukan aplikasi ini adalah

  • Login
  • Monitoring Active Session
  • User Management
  • Credit Management
  • Reboot router

Sumber : http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&ved=0CCsQFjAB&url=http%3A%2F%2Fwww.academia.edu%2F5554459%2FJURNAL_PA_APLIKASI_USER_MANAGER_PADA_MIKROTIK_BERBASIS_ANDROID&ei=ayIKU5PBHcSXrAfp44CADQ&usg=AFQjCNFI-mYmEFX6r8GFLUrRzmiI_m19dw&bvm=bv.61725948,d.bmk

 

Jurnal 4

Judul : IMPLEMENTASI WEB SERVICE UNTUK MOBILE COMMERCE

Review :

Pada jurnal ini membahas bagaimana cara mendistribusikan data inventori selain pada website dan juga pada perangkat mobile sehingga user dapat mengakses data inventori melalui perangkat mobile. Aplikasi ini dibuat untuk perdaganan dan pembelian online melalui perangkat mobile.

Dalam mengakses data inventori tersebut menggunakan koneksi internet maka keamanan dan stabilitas data inventori terancam terhadap serangan virus, spyware maupun malware. untuk menghubungkan perangkat mobile dengan data inventori melalui protokol yang aman dan bahasa pemrograman yang umum pembuat aplikasi ini menggunakan web servide. Program ini bertujuan agar data pada basis data pada server dapat ditampilkan oleh perangkat mobile dan website. Data yang ditampilkan terintegrasi dengan baik antara aplikasi dengan basis data. Serta data dapat terdistribusi dengan baik antara basis data dengan website dan perangkat mobile.

Web service adalah suatu sistem perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung interoperabilitas dan interaksi antar sistem pada suatu jaringan. Pada aplikasi ini juga menggunakan fitur QR-Code untuk memeriksa detail barang yang berisi data unik di dalamnya yaitu ProductID pada basis data.

Sumber : http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=3&cad=rja&ved=0CDcQFjAC&url=http%3A%2F%2Fportal.kopertis3.or.id%2Fbitstream%2F123456789%2F905%2F1%2F12%2520-%252070-111-1-RV%2520grimaldi%252073-78.pdf&ei=pyIKU4CyGMmOrQfvjIGQBQ&usg=AFQjCNGNzNVen7NVprSVSa-b-y-s8hGgow&bvm=bv.61725948,d.bmk

28
Nov

Manajemen File dan File Premission Linux

   Posted by: ivanyus   in Uncategorized

Manajemen file

1. Melihat file

  • ls : perintah yang digunakan untuk melihat file yang ada dalam direktori
  • ls -l : memperlihatkan daftar file disertai dengan atribut seperti pemilik, permission, ukuran, dan tanggal modifikasi
  • ls -a : memperlihatkan daftar file dan file tersembunyi di dalam direktori sekarang tanpa atribut apapun
  • ls -lt : berfungsi mengurutkan daftar file berdasarkan waktu (baik yang terbaru maupun terlama)
  • ls -ls : berfungsi mengurutkan daftar file berdasarkan ukuran file (Dari besar hingga terkecil)
  • ls -lrt : berfungsi mengurutkan daftar file dari yang terlama hingga yang terbaru

2. Menyalin , Memindahkan, Menghapus file

  • cp : digunakan untuk menyalin satu atau banyak file atau direktori.
  • mv : digunakan untuk memindahkan atau memberi nama baru pada satu atau banyak file
  • rm : digunakan untuk menghapus satu atau banyak file.

beberapa pilihan yang berguna untuk perintah cp dan mv:

  • -f atau –force : Memungkinkan cp untuk mencoba menghapus file yang sudah ada walaupun file tidak dapat ditulis
  • -i atau –interactive : Akan meminta konfirmasi sebelum mencoba untuk mengganti file yang ada
  • -b atau –backup : Akan membuat cadangan dari file yang akan diganti

3. Membuat dan Menghapus Direktori

  • mkdir -p d1/d2/d3 :  berfungsi untuk membuat direktori bersarang
  • rmdir -p d1/d2/d3 : menghapus direktori bersarang
  • rm -r d1 : menghapus secara rekursif

4. Kompresi file

  • gzip : mengkompresi file/folder menggunakan gzip
  • gzip –d : mengdekompresi file/folder menggunakan gzip
  • bzip2 : mengkompresi file/folder menggunakan bzip2
  • bunzip2 : mengdekompresi file/folder menggunakan bzip2

 

File Permission

Sistem operasi linux terdapat 3 jenis hak akses, antara lain adalah :

1. Read
2. Write
3. Execute

Melihat hak akses file dengan ls –l

Capture

Kolom pertama : menunjukkan jenis file dan perizinan.

Kolom kedua : menunjukkan jumlah link (entri direktori yang merujuk ke file).

Kolom ketiga : menunjukkan pemilik file.

Kolom keempat : menunjukkan kelompok pemilik file.

Kolom lain : menunjukkan ukuran file dalam byte, tanggal dan waktu modifikasi terakhir, dan nama file.

 

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-language:EN-US;}

Karakter pertama menunjukkan :

d = directory

– = regular file

l = symbolic link

s = Unix domain socket

p = named pipe

c = character device file

b = block device file

 

Lalu, 9 karakter berikutnya menyatakan perizinan :

r = read permission

w = write permission

x = execute permission

 

Untuk mengatur hak akses pada linux ada dua cara yaitu :

1. Mode Simbolik

Cara mengatur hak akses menggunakan mode simbolik :

  • Memutuskan hak akses tersebut untuk kepemilikian apa. Kepemilikan ditandai dengan : user (u) , group (g),  other (o) dan all (a).
  • Memutuskan hak akses itu mau ditambah (+) atau dihapus (-) atau juga diset semua kepemilikan dengan menggunakan (=).
  • Memutuskan apakah hak akses tersebut akau dizinkan untuk read (r), write (w), execute (x) dan tidak diizinkan (-)

Contoh :
$ chmod a=w namaFIle
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -r–r–r–
$ chmod g+x namaFile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -r–r-xr–
 $ chmod u+wx namaFile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -rwxr-xr–
 $ chmod ug-x namaFile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -rw-r—r–

 

2. Mode Numerik

Pada mode numerik mengatur hak akses dengan menggunakan 3 digit nomer oktal.

Dibawah ini nilai hak akses :
Read = 4
Write = 2
Excute = 1
No Permission = 0

Contoh :
 $ chmod 740 namaFile
Dalam hal ini, izin namaFile menjadi -rwxr—–. Pemilik/user akan memiliki izin read, write dan execute (7 = 4 + 2 + 1), kelompok/group memiliki izin read (4), dan other tidak memiliki izin akses (0).

 

Referensi :

manajemen file dan direktori.pdf dan Linux File Permissions.pdf oleh Tim Asisten Sistem Operasi 2013

 

Pada Kuliah Umum yang diadakan di Ruang Auditerium JICA  Universitas Pendidikan Indonesia , saya berkesempatan menghadiri acara ini yang bertema Applying Research to Our Teaching of ICT. Kuliah Umum ini diisi oleh Prof. Bruce Waldrip yang berasal dari Monash University. Topik yang dibahas adalah aplikasi penelitian dalam pembelajaran.Dalam hal ini dijelaskan bagaimana kita mewakilkan keadaan masalah atau yang lain dalam peneletian yang di lakukan. dimana dengan representasi yang sesuai maka bisa di dapat penyelesain yang sesuai.

Selanjutnya pada topik kedua yaitu membahas tentang kapan kita menggunakan teknologi. Dalam hal ini kapan adalah kapan waktu pembelajaran menggunakan teknologi, seperti mengajar dengan menggunakan bantuan slide dari microsoft power point. Dengan teknologi dalam pelajaran dapat membantu meningkatkan proses pemahaman suatu materi.

Pembahasan senlanjutnya adalah media interaktif, media interaktif adalah media penyampai dimana proses mendapatkan pengetahuan di sesuaikan dengan tingkah laku pengguna, efek yang di dapat dalah dengan media yang interaknif meningkatkan keingin dalam belajar atau proses bisa lebih cepat.

Dengan penggunaan teknologi -yang semakin pesat perkembanganya- dalam proses pembelajaran, timbul pertanyaan apakah peran guru dimasa yang akan datang masih dibutuhkan? .  Jawabanya adalah YA,peran guru tidak dapat tergantikan walaupun teknologi tersebut sangat canggih. Karena guru masih memiliki hal yang tidak dimiliki teknologi seperti moral.

29
Oct

Setting Access Point

   Posted by: ivanyus   in Uncategorized

Sebelum setting access point kita perlu mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan, yaitu:

  1. 1 unit access point
  2. 1 unit PC ( untuk setting access point )
  3. 1 unit kabel UTP dengan mode konektor Straight

Pertama, hubungkan  access point tersebut dengan PC menggunakan kabel UTP yang telah disiapkan. Access point di-reset dengan cara menekan tombol reset di belakang device tersebut selama beberapa detik sampai lampu indikator berkedip beberapa kali. Kemudian, set IP dari PC agar berada satu jaringan dengan access point, yaitu 192.168.1.245. kemudian kita ketik alamat IP tersebut di browser,setelah masuk kita diminta untuk mengisi username dan password . Username tidak perlu diisi sedangkan passwordnya adalah ‘admin’.

Ini adalah gambar device access point dari belakang.

acc

Ini adalah halaman yang akan muncul pada layar anda yaitu network setup

network-setup-300x179

Kemudian kita bisa memilih akan memakai static IP atau DHCP. Jika kita mengganti IP address disitu, otomatis default address jika kita ingin mengakses linksys tersebut berubah sesuai IP yang kita set .

 

Ini adalah tab AP Mode

AP-mode-300x250

Kita bisa memilih device akan dipakai sebagai access point, AP client, wireless repeater atau wireless bridge.

 

Kemudian pengaturan wireless pada tab basic wireless settings

basic-wireless-setting-300x195

pada bagian basic wireless setting terdapat wireless mode yang bisa dipilih,  yaitu, mixed, wireless-G only, dan wireless-B only. Pilihlah salah satu mode wireless tersebut (rekomendasi memilih mixed. Tujuannya agar wireless dapat diakses oleh jenis G dan B). Di tab ini kita dapat pula men set SSID (Service Set Identifier) yang merupakan tampilan nama dari Network yang kita set

 

Selanjutnya gambar di bawah adalah bagian wireless security.

wireless-security-300x152

Disana terdapat pilihan WEP, WPA-Personal, WPA2-Personal, WPA2-Mixed, WPA-Enterprise, dan RADIUS.pilih salah satu.

Di bagian tab wireless MAC filter adalah pilihan jika kita ingin menentukan MAC address device mana saja yang bisa terhubung ke AP kita atau mem-block MAC address tertentu agar tidak bisa terhubung ke AP kita. Kita bisa memfilter 25 dan maksimal 50 MAC address

 

Tab status local network

status-local-network-300x162

Disini terdapat info MAC address, mode, SSID channel, security dan SSID broadcast.

 

tab status bagian wireless network

status-wireless-network-300x161

Disini terdapat info MAC address, mode, SSID channel, security dan SSID broadcast.

 

 

SEMOGA BERMANFAAT

 

21
Oct

Review International Seminar CS and CSE UPI 2013

   Posted by: ivanyus   in Uncategorized

1. E-portofolio dalam pengembangan kompetensi “Belajar cara belajar” oleh Mr. LIM Cher Ping dari The Hong Kong Institute of Education

E-portofolio merupakan sebuah fasilitas media pembelajaran dimana mahasiswa/mahasiswi dapat menyimpan data data pembelajaran dalam bentuk data elektronik. Seperti halnya Facebook dimana penggunanya sering memublikasikan berbagai hal, mulai dari tulisan, foto/video ketika berlibur atau sekedar check-in di suatu tempat. Jadi dengan E-portfolio ini mahasiswa/mahasiswi dapat saling sharing dengan guru maupun dengan siswa lain dengan media pembelajaran ini.

E-Portfolio ini sebelumnya telah digunakan di The Hong Kong Institute of Education dimana pihak Universitas dapat mengetahui beberapa hal ,seperti :
• Memonitoring dan mengelola proses pembelajaran yang dilakukan oleh mahasiswa/mahasiswinya
• Memberikan kesempatan dan keuntungan bagi mahasiswa/mahasiswi dan staf agar kaya dengan wawasan teknologi di sekitarnya
• Memberikan dukungan kepada mahasiswa/mahasiswi untuk dapan menyimpan dan terus terpacu untuk mengoleksi berbagai prestasi dan pengetahuan yang dicapainya

2. TIK (teknologi informasi dan komunikasi ) atau ICT (information communication technology) oleh Prof. Zainal. A. Hasibuan, Ph.D dari Universitas Indonesia

Peran TIK di Indonesia sangatlah penting dalam pembangunan infrastruktur, sebagai pemicu pertumbuhan ekonomi dan produktivitas masyarakat dan sebagai aset yang berharga bagi pemerintah.

Telah kita ketahui juga bahwa perkembangan teknologi ini semakin cepat, dan dalam mempelajari TIK atau teknologi itu bersifat Obsolete atau Cepat terbarukan, untuk itu kita harus terus mengikuti trend-trend di bidang TIK agar tidak ketinggalan zaman.

10 besar “Strategic Technologies pada tahun 2013 ini :

  1. Mobile Devices Battles
  2. Mobile Apps and HTML5
  3. Personal Cloud
  4. The Internet of Things
  5. Hybrid IT and Cloud Computing
  6. Strategic Big Data
  7. Actionable Analytics
  8. Mainstream In-Memory Computing (IMC)
  9. Integrated Ecosystems
  10. Enterprise App Stores

Mungkin beberapa tahun kemudian sudah ada teknologi yang lebih baik dari hal-hal di atas seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi.

20
Oct

Cheat Sheet Untuk LINUX

   Posted by: ivanyus   in Uncategorized

Mengelola File dan Direktori

mkdir [nama_folder]: Membuat direktori.
ls : Menampilkan isi direktori.
ls -l : memperlihatkan daftar file disertai dengan atribut seperti pemilik, permission, ukuran, dan tanggal modifikasi .
ls -a: memperlihatkan daftar file dan file tersembunyi di dalam direktori sekarang tanpa atribut apapun .
ls -al: menggabungkan opsi perintah -l dan -a untuk ls .
cd [direktori_tujuan] : Berpindah direktori.
cd : pindah ke direktori home.
cd ~ : pindah ke direktori home.
cd .. : pindah satu direktori ke direktori teratas atau kembali ke direktori sebelumnya.
pwd : Menampilkan tempat direktori yang aktif
cp [nama_file] /[nama_folder] : mengkopi file tertentu ke direktori tertentu
cp -r [nama_folder] / [nama_folder] : mengkopi folder tertentu secara rekursif ke direktori tertentu
cp *.[file_extension] /[ nama_folder] : mengkopi file –file yang berekstensi tertentu ke direktori tertentu
cp nama* /[nama_folder] : mengopi file –file yang namanya diawali dengan ‘nama’ke direktori tertentu.
man [nama perintah] : melihat manual perintah
rm [nama file/direktori] : Menghapus file/Direktori
rm –Rf : akan menghapus setiap direktori yang Anda tentukan.
mv [nama file atau direktori target] [nama file/direktori tujuan] : Ganti Name file/Direktori, atau memindah lokasi
locate [nama file atau direktori] : Mencari file/Direktori
cat [nama file] : melihat isi file
more [nama file] : melihat isi file layar per layar
less [nama file] : melihat isi file baris per baris
pipeline/vertical bar : menggabungkan dua perintah
clear : membersihkan terminal
./[nama file] : menjalankan file yang bisa dieksekusi (program atau installer)
which [nama file] : mencari file

Text Editing

wc [nama file] : menghitung baris, kata, karakter dalam file
sort [nama file] : mensortir urutan isi file berdasarkan karakter
grep [text dicari] [nama file] : mencari text dalam suatu file
nano [nama file] : membuat file txt baru pakai editor nano
pico [nama file] : membuat file txt baru pakai editor pico
vi [nama file] : membuat file txt baru pakai editor vi
vim [nama file] : membuat file txt baru pakai editor vim
mcedit [nama file] : membuat file txt baru pakai editor mcedit
cat [nama file] [pipeline] lpr : print file

Pengelolaan User dan Group

useradd [nama user] : menambah user
passwd [nama user] : mengganti pasword user
chmod 755 [nama file atau dirctory] : mengubah mode user file menjadi 755 (rwx-r-x-r-x)
chgrp [nama grup] [nama file] : mengubah grup file
chown [user] [nama file] : mengubah user pemilik file

Mengelola Proses Yang Berjalan

alias [nama pengganti]=[nama file] : mengubah nama file jadi pengganti
unalias [nama penganti] : mengembalikan alias
bg [nama file] : memaksa suspend proses file agar berjalan di background
fg [nama file] : mengembalikan proses file berjalan di foreground
find [nama file] : mencari lokasi file
sudo –s : login sementara sebagai superuser atau root (ubuntu dan debian)
sudo su : login sementara sebagai superuser atau root (ubuntu dan debian)
su : login sementara sebagai superuser atau root (semua linux)
startx : menjalankan X-Window bila dalam kondisi single mode
hostname : menampilkan nama host dari mesin
ps ax : melihat seluruh proses yang berjalan, ax = all
kill [signal][pid] : perintah menghentikan proses PID (nomor proses)
top : melihat aktifitas proses
dmesg : melihat 10 proses terakhir
tail [namafile] : melihat proses tertentu
df : melihat pembagian partisi harddsik
du : melihat volume disk yang digunakan
free : melihat disk yang kosong
uname –a : melihat informasi sistem, arsitektur mesin, kernel sistem operasi digunakan, versi, dan detail lain
ifconfig : melihat semua interface network (antarmuka jaringan)
iwconfig : melihat inteface jaringan nirkabel (wireless LAN)

Melihat Informasi Dari Sistem Komputer

arch : Menampilkan info arsitektur mesin
cal 2009 : Menampilkan timetable di tahun 2009
date : Menampilkan tanggal
uname –m : Menampilkan arsitektur mesin
uname –r : Menampilkan versi kernel

Lain-Lain

init 0 : Mematikan sistem
logout : Logout user
reboot : Merestart komputer
shutdown -h now : Mematikan sistem
shutdown -h 16:30 & : Mematikan sistem di jam 16:30
shutdown –c : Menggagalkan proses shutdown
shutdown -r now : Merestart komputer
telinit 0 : Mematikan sistem